Kamis, 08 Mei 2008

Daftar pemimpin Kesultanan Banten

Daftar pemimpin Kesultanan Banten

* Sunan Gunung Jati

* Sultan Maulana Hasanudin 1552 - 1570

* Maulana Yusuf 1570 - 1580

* Maulana Muhammad 1585 - 1590

* Sultan Abdul Mufahir Mahmud Abdul Kadir 1605 - 1640 (dianugerahi gelar tersebut pada tahun 1048 H (1638) oleh Syarif Zaid, Syarif Makkah saat itu)

* Sultan Abu al-Ma'ali Ahmad 1640 - 1650

* Sultan Ageng Tirtayasa 1651-1680

* Sultan Abdul Kahar (Sultan Haji) 1683 - 1687

* Abdul Fadhl / Sultan Yahya (1687-1690)

* Abul Mahasin Zainul Abidin (1690-1733)

* Muhammad Syifa Zainul Ar / Sultan Arifin (1750-1752)

* Muhammad Wasi Zainifin (1733-1750)

* Syarifuddin Artu Wakilul Alimin (1752-1753)

* Muhammad Arif Zainul Asyikin (1753-1773)

* Abul Mafakir Muhammad Aliyuddin (1773-1799)

* Muhyiddin Zainush Sholihin (1799-1801)

* Muhammad Ishaq Zainul Muttaqin (1801-1802)

* Wakil Pangeran Natawijaya (1802-1803)

* Aliyuddin II (1803-1808)

* Wakil Pangeran Suramanggala (1808-1809)

* Muhammad Syafiuddin (1809-1813)

* Muhammad Rafiuddin (1813-1820)


Kesultanan Banten

Kesultanan Banten


Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. Pada tahun 1524/1525, Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak merebut pelabuhan Banten dari kerajaan Sunda, dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. Menurut sumber Portugis, sebelumnya Banten merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda selain pelabuhan Pontang, Cigede, Tamgara (Tangerang), Sunda Kalapa dan Cimanuk.

Anak dari Sunan Gunung Jati (Hasanudin) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak. Anak yang pertama bernama Maulana Yusuf. Sedangkan anak kedua menikah dengan anak dari Ratu Kali Nyamat dan menjadi Penguasa Jepara.

Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda. Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama.

Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat. Wilayah kekuasaannya meliputi sisa kerajaan Sunda yang tidak direbut kesultanan Mataram dan serta wilayah yang sekarang menjadi provinsi Lampung. Piagam Bojong menunjukkan bahwa tahun 1500 hingga 1800 Masehi Lampung dikuasai oleh kesultanan Banten.

Pada jaman pemerintahan Sultan Haji, tepatnya pada 12 Maret 1682, wilayah Lampung diserahkan kepada VOC. seperti tertera dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin, Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung

Kesultanan Banten dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris. Pada tahun itu, Sultan Muhamad Syafiuddin dilucuti dan dipaksa turun takhta oleh Thomas Stamford Raffles. Tragedi ini menjadi klimaks dari penghancuran Surasowan oleh Gubernur-Jenderal Belanda, Herman William Daendels tahun 1808.

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

KOTA SERANG BANTEN

Kota Serang

Kota Serang adalah sebuah kota di Provinsi Banten, Indonesia. Serang merupakan ibukota Provinsi Banten dengan pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kota Serang. Serang berada tepat di sebelah Utara Provinsi Banten , serta dikelilingi oleh Kabupaten Serang di sebelah selatan, barat, dan timur, dan Laut Jawa di sebelah Utara. Serang dilintasi jalan tol lintas Jakarta - Merak.

Provinsi Banten

Luas 266,74 km²

Penduduk

· Jumlah 501.562 jiwa

· Kepadatan 1.880 jiwa/km²

Pembagian administratif

· Kecamatan 6

· Desa/kelurahan 46/20

Dasar hukum UU No. 32/2007

Tanggal 2 November 2007

Kode area telepon 0254

Pembagian administratif

Kota Serang terdiri atas 6 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah kelurahan. Dahulu Serang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Serang, kemudian ditetapkan sebagai kotamadya pada tanggal 2 November 2007.

Kota Serang terdiri atas :

* Kecamatan Kota Serang

* Kecamatan Cipocok Jaya

* Kecamatan Curug

* Kecamatan Kasemen

* Kecamatan Taktakan

* Kecamatan Walantaka.


Kota Serang dan daerah sekitarnya (Banten Lama, Anyer, serta Cilegon) terhitung istimewa secara budaya karena di sini dipertuturkan Bahasa Jawa Serang atau Bahasa Jawa dialek Banten.

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.